Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse

Authors

  • Siti Deafni Hadju Public Health Study Program Faculty of Sports and Health, Gorontalo State University, Indonesia
  • Herlina Jusuf Public Health Study Program Faculty of Sports and Health, Gorontalo State University, Indonesia
  • Moh Rivai Nakoe Public Health Study Program Faculty of Sports and Health, Gorontalo State University, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51601/ijhp.v6i3.661

Abstract

Manual material handling (MMH) activities in the warehousing sector still have the potential to cause ergonomic risks due to heavy lifting, high work frequency, and less ergonomic work postures. This study aims to analyze the level of MMH risk in porters at the Perum BULOG Gorontalo Warehouse using the Leitmerkmal Method (LMM). The study used a quantitative approach with a descriptive design. The study population consisted of 23 porters and all were sampled using a total sampling technique. Data were collected through observation, interviews, and LMM checklists, then analyzed univariately based on the assessment of work time indicators, load mass, body posture, work conditions, and the final LMM score. The results showed that all respondents had a load rating >40 kg, most had a time rating of 1 to <4 km per day, work postures were dominated by slightly bent, work conditions were classified as ergonomic, and all respondents were in the very high risk category. The conclusion of the study shows that the risk of MMH in warehouse porters at Perum BULOG Gorontalo is at a very high level which is mainly influenced by lifting loads, working time, and body posture, so that the implementation of ergonomic control is needed to reduce the risk of musculoskeletal disorders.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1]. Abidin, Z., et al. (2022). Efektivitas distribusi program bansos beras Perum Bulog Cabang Gorontalo di masa pandemi COVID-19. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(5), 221–229.

[2]. Afandy, B., Sunaryo, M., Ramadhani, H. K., Rozzag, A., & Cristyanto, M. (2023). Gambaran keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja manual handling di UD. Griya Berkah. Jurnal Sains dan Teknologi, 5(1), 1–6.

[3]. Ali, M. (2021). Analisis risiko kerja pada aktivitas manual material handling proses pemindahan kayu dengan metode MAC-Tools (Studi kasus CV. Jati Makmur Pasuruan) [Skripsi, Universitas Brawijaya].

[4]. Aulia, A. R., Wahyuni, I., & Jayanti, S. (2023). Hubungan durasi kerja, masa kerja, dan postur kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja batik tulis di Kampung Batik Kauman Kota Pekalongan. Jurnal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(2), 120–124.

[5]. Azwar, A. (2020). Analisis postur kerja dan beban kerja dengan menggunakan metode Nordic Body Map dan NASA-TLX pada karyawan UKM Ucong Taylor Bandung. Jurnal Techno-Socio Ekonomika, 13(2).

[6]. Bahsoan, F. A., Jusuf, H., & Nurfadillah, A. R. (2025). Analisis pengukuran postur kerja menggunakan metode Ovako Work Analysis System (OWAS) dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada produksi ikan di CV. Camar Laut Gorontalo. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(8), 5494–5503.

[7]. Dewi, P., Febianingsih, E., & Noviyanti, W. (2022). Hubungan beban kerja fisik dan masa kerja dengan kelelahan pada wanita tukang suun di kawasan Heritage Pasar Bandung Putu. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4, 2317–2323.

[8]. Gunawan, T., Daulay, I. N., & Siregar, P. A. (2025). Analisis tingkat risiko manual handling dan musculoskeletal disorder pada karyawan bagian roustabout PT Bohai Drilling Service Indonesia. Jurnal Ekonomi Revolusioner, 8(7), 20–25.

[9]. Hafifa, S. (2022). Hubungan antara risiko kerja manual handling dan keluhan nyeri punggung atas pada buruh angkut barang di Pelabuhan Makassar [Skripsi, Universitas Hasanuddin].

[10]. Hanafie, A., Hakim, & Farid, M. (2023). Analisis faktor penyebab keluhan fisik karyawan depot air minum isi ulang dengan metode Leitmerkmal Methode (LMM). Journal Industrial Engineering and Management, 4(1), 1–11.

[11]. Hanifa, E., Koesmayadi, D., & Susanti, Y. (2020). Hubungan beban kerja fisik dengan kejadian low back pain (LBP) pada kuli panggul beras di Pasar Induk Gedebage. Jurnal Penelitian Kesehatan, 22(2), 27–33.

[12]. Hardian, M. (2025). Analisis risiko aktivitas manual handling dan keluhan musculoskeletal disorders pada karyawan PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Cabang Serang menggunakan Leitmerkmal Methode [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia].

[13]. Indah, W. P., Fachrin, S. A., Ikhtiar, M., et al. (2025). Faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja buruh angkut di Gudang Bulog Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 6(5), 839–848.

[14]. Kasim, R. R., Kadir, L., & Nakoe, M. R. (2025). Hubungan beban kerja fisik dan mental dengan keluhan musculoskeletal disorders pada tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Tilamuta. Medic Nutricia: Jurnal Ilmu Kesehatan, 17(2), 25–31. https://doi.org/10.5455/mnj.v17i2.644xa

[15]. Kasjono, H. S., & Pandini, D. I. (2017). Faktor risiko manual handling dengan keluhan nyeri punggung bawah pembuat batu bata. Jurnal Kesehatan, 8(2), 202–212.

[16]. Mahestri, S., Jayanti, S., & Wahyuni, I. (2021). Keluhan thoracic outlet syndrome pada penambang pasir tradisional. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9, 72–78.

[17]. Ni Putu, A. (2022). Berat beban yang dijunjung mengakibatkan perbedaan keluhan muskuloskeletal dan kelelahan serta kontribusinya terhadap produktivitas kerja buruh angkut di Pasar Badung [Tesis, Universitas Pendidikan Ganesha].

[18]. Nurftah, L., Novita, W., Rini, E., & Ibnu, I. N. (2021). Analisis faktor risiko musculoskeletal disorder (MSDs) pada pekerja petik teh di PT X Kayu Aro. Jambi Medical Journal, 9(1), 172–185.

[19]. Prayogi, W. T., Sultan, M., Hardianti, D. N., Ramdan, I. M., & Lestari, I. (2024). Pengaruh beban, postur, dan masa kerja terhadap keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada buruh angkut pasar. Health Safety and Environmental Journal, 3(1), 21–30.

[20]. Rajendran, M., Sajeev, A., Shanmugavel, R., & Rajpradeesh, T. (2021). Ergonomic evaluation of workers during manual material handling. Materials Today: Proceedings, 46, 7770–7776.

[21]. Satriyandhi, B. A., Rusba, K., & Ramdan, M. (2025). Penilaian risiko gangguan musculoskeletal disorder pada aktivitas manual handling pada pekerja mekanik di lingkungan Bengkel Mobil Sidomulyo. Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan, 11(3), 706–711.

[22]. Siallagan, R. (2022). Penyaluran atau pengeluaran beras PSO yang kurang optimal dalam Bulog Sempidi.

[23]. Sinaga, S., & Sihombing, S. (2021). Pengaruh beban kerja, disiplin kerja, dan kondisi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Kereta Api Divre I Sumatera Utara. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 21(1), 22–23.

[24]. Sinambela, S., & Eky, F. (2022). Perancangan ulang fasilitas kereta galon dengan pendekatan konsep ergonomi di PT XYZ. Journal of Academia Perspectives, 2(2), 140–154.

[25]. Tarwaka. (2019). Ergonomi industri (2nd ed.). Harapan Press.

[26]. World Health Organization. (2022). Musculoskeletal health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/musculoskeletal-conditions.

Downloads

Published

2026-07-06

How to Cite

Siti Deafni Hadju, Herlina Jusuf, & Moh Rivai Nakoe. (2026). Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse. International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP), 6(3), 485–496. https://doi.org/10.51601/ijhp.v6i3.661

Issue

Section

Articles